Sunday, November 30, 2008

Digging The Ivy Scene


Ivy adalah band indiepop New York yang anggotanya ada 3 orang - Andy Chase, Adam Schlesinger dan Dominique Durand. Musiknya sudah pasti indiepop dengan vokal wanita yang enak-enak gimana gitu hihihi. Nah pas awal-awal, si Dominique itu gak mau masuk Ivy karena kalo menurut Dominique, musiknya Ivy "nggak dia banget deh" tapi pada akhirnya, Andy dengan kekuatan cintanya berhasil meracuni Dominique untuk masuk ke bandnya ini.

Singel pertama yang dikeluarkan Ivy berjudul Get Enough dan segera menjadi single of the week-nya Melody Maker di UK. Kesuksesan itu diikuti dengan release EP pertama mereka pada tahun 1994 dan pada hari Valentine di tahun berikutnya, Ivy mengeluarkan album pertamanya yang bertajuk Realistic.

Album kedua Ivy berjudul Apartment Life (October 1996). Album ini selain merupakan perkenalan pertama gw pada Ivy juga merupakan album yang mendongkrak popularitas Ivy. Nggak tanggung-tanggung, James Iha-nya Smashing Pumpkins yang ternyata adalah fans berat Ivy ikutan ngisi backing vocal dan gitar di lagu Back In Our Town.

Pada tahun 2001, Ivy kembali dengan LP berjudul Long Distance. Album ini menambah suksesnya dengan dimasukkan beberapa tracknya sebagai soundtrack dari beberapa film dan serial TV, termasuk di antaranya Shallow Hall.

Pada tahun 2002, di bawah label Minty Fresh, Ivy mengeluarkan album lagi dengan judul Guestroom. Di album ini Ivy mendedikasikan 10 lagu musisi-musisi sumber inspirasi mereka. Album ini terus terang membuat gw yakin kalo Ivy memang bisa membuat lagu dengan beat dan genre berbeda menjadi sangat Ivy dari mulai Let's Go To Bed milik The Cure sampai tembang ternama milik Serge Gainsbourg, L'Anamour.

Pada tahun 2003, Lately EP dirilis kembali oleh Unfiltered Records with the same track-list as original dan di tahun yang sama Worry About You yang telah digunakan sebagai theme song untuk Stephen King series, Kingdom Hospital dan juga sebagai theme song serial TV 4400.

Album terakhir Ivy dirilis pada Maret 2005 dengan judul In the Clear. Di album ini sekali lagi Ivy berkolaborasi dengan James Iha sebagai lead guitar pada lagu Tess Don't Lie. Selain itu, Ivy juga bekerja sama dengan produser/mixer legendaris Inggris, Steve Osborne yang telah bekerjasama dengan band-band papan atas seperti New Order, Happy Mondays, dan Starsailor. (teelichte)

website
myspace

Saturday, November 29, 2008

The Way To The Market Station

The San Fransisco scene as was told by our contributor, Ryan.

It’s funny coz I never listen to The Beach Boys “Caroline, No” as often as I used to, but everytime I listen to it, it’s like listening to it for the first time. I am still amazed by each striking chord, and the melody still haunts me… great melodies are here to stay. Like those melodies I hear not faraway from the place I live.

The bay area was home for legendary indiepop acts like Tiger Trap, ..Poundsign.., Henry’s Dress, The Softies, and a lot more. I’d say the early 90s would have been the best time to live in the San Fransisco area. With all those bands around, what more you could ask for? It was probably the peak of indiepop madness in the city.

San Fransisco plays host to the once-every-two years Popfest! A Pop fantasy that features indiepop bands from almost around the world. It was also the festival where you could meet familiar indiepoplist subscribers and you’d be surprised to find out where all those people came from. The 2003 popfest was memorable. It was held at The Bottom of the hill at 17th St in San Fran and featured bands like The Lucksmiths, The Radio Dept., Pipas, The Free Loan Investments just to name a few. It was the best fest that I’ve ever been in. Other notable clubs for good indie night fix are The Rickshaw Stop at Fell St, Edinburgh Castle at Geary, and CafĂ© Du Nord near Market Street. Parking is horrible in the city so you might as well catch the train to Market Station.

A “Popkid” from the bay area isn’t as different as a normal person as you may think. Some wore band shirts and their chuck t’s to go to a gig. Some wore Sweaters and a backpack full of badges hanging out. Some drank and smoke, some don’t. Some looked like mod revivalists wearing thick glasses, some looked like they just get out of bed and needed a shower. It could be deceiving sometimes. I once saw a lady in her fifties (maybe sixties!!) at a Jens Lekman show, so you’ll never know what you’re gonna see.

Now Berkeley, a few miles East from San Fransisco and approximately 10 miles away from where I live was home to a notable record label named Slumberland Records (now based in Oakland – also home to a very sophisticated and stylish indie label called Radio Khartoum). A punk label called Lookout! could also be found in Berkeley. Some people may remember Lookout! as Greenday’s early record label before they hit it big.

Berkeley in the east bay is a great hang out spot. Particularly Telegraph Ave. Amoeba Records is like heaven to me. Cheap and great stuff. You could find all types or records there and spend hours without noticing how many hours you’ve wasted. Everything is in Berkeley, whatever you fancy. You even meet all kinds of weird people. Walk a few blocks away and you’ll find a great Record store called mod Lang.

When all’s well, after a night on driving the way to Market Station, or even a train back to Richmond from Berkeley, melodies get stuck in my head. Sometimes I dream about these melodies. Singing them when I wake up. Haunting me in a not-so-scary-kind of way. You know what I mean.

Ryan
Richmond, Ca –Jan 2006

Friday, November 28, 2008

Jens Lekman Kartedala Beauty Center Tour


How To Make Your Band Infamous

Sering kali kita dengar band-band terkenal/termasyur itu itu mengatakan bahwa mereka nggak merencanakan band mereka untuk jadi terkenal, niat awalnya ngeband cuma buat iseng... eh malah jadi terkenal dan harus menjalani berbagai kesibukan mulai dari manggung & tur di penjuru kota, wawancara dengan berbagai media massa, jumpa fans, sampai menjadi bintang tamu di sejumlah talk show. Kalau niat kamu ngeband hanya untuk iseng dan tidak pernah membayangkan jadi terkenal maka pertahankanlah rencana awal itu. Jangan sampai terjebak dalam rutinitas yang bisa merenggut privasimu seperti di atas. Oleh karena itu, simaklah 15 kunci sukses di bawah ini untuk menjadikan bandmu tetap tidak terkenal.

  1. Jangan bilang siapa-siapa kalau kamu ngeband dan kalaupun sampai ketahuan juga, segera beri uang bungkam.
  2. Carilah personel dengan tampang kurang sedap dipandang dan tidak caper.
  3. Pilihlah nama band dari bahasa asing yang tidak menggunakan alphabet dan pertahankanlah cara penulisan dan pelafalannya.
  4. Frekuensi maksimal latihan adalah 3 bulan sekali dan cukup satu jam saja.
  5. Sewaktu latihan jangan mengajak teman, jangan mau ditonton siapapun termasuk operator studio dan atur volume sekecil mungkin.
  6. Membuat lagu sendiri boleh-boleh saja tapi jangan berani-berani merekam apalagi merilisnya.
  7. Punya manager juga boleh tapi carilah seseorang yang kuper dan selalu sibuk dengan urusannya sendiri
  8. Jangan pernah membuat merchandise.
  9. Mainlah di acara musik yang tidak sealiran dengan band kamu.
  10. Jadilah kaum average di panggung, jangan tampil memukau maupun tampil buruk, biasa-biasa aja.
  11. Di panggung gak usah sebut nama band kamu, nggak perlu pake kata pembuka dan penutup. Cukup terimakasih saja.
  12. Setelah turun panggung hindari interaksi dengan orang lain, hangout hanya boleh dilakukan dengan teman satu band.
  13. Nyetem alat dan check sound sebelum manggung juga tidak penting dilakukan.
  14. Hindari bersosialisasi dengan orang-orang yang suka musik apalagi yang bisa membuat bandmu terkenal.
  15. Utamakan belajar dan bekerja daripada band.
Nah, setelah kalian tahu kunci suksesnya marilah kita berlomba-lomba menjadi tidak terkenal!!!

*taken from eve zine #7*

Contributors